Kredibilitas Lembaga Peradilan Dimata Publik Adalah Konsistensi Putusan-Putusan Yang Dihasilkan

Bandung – bldk.mahkamahagung.go.id: Kredibilitas Lembaga Peradilan dimata publik adalah konsistensi putusan-putusan yang dihasilkan, merupakan salah satu indikator kepatuhan hasil putusan kamar yang dimaksudkan untuk tidak menekan keputusan hakim, namun untuk melindungi kepentingan publik terhadap kepastian hukum. Hal tersebut disampaikan Ketua Mahkamah Agung  RI Prof. Dr. M. Hatta Ali, SH., MH pada Rapat Pleno Mahkamah Agung di Hotel Intercontinental (03/11/19).

Penyelenggaraan rapat pleno merupakan bagian dari implementasi dari sistem kamar, dimana sistem kamar diberlakukan di MA dengan tujuan yang utama menjaga kesatuan penerapan hukum dan konsistensi putusan, meningkatkan profesionalitas Hakim Agung dan mempercepat proses penyelesaian perkara. 

Adapun esensi dasar dari penerapan sistem kamar adalah bagaimana MA dapat melaksanakan fungsi menjaga kesatuan penerapan hukum, fungsi tersebut dapat dijalankan apabila MA memiliki pendapat hukum yang kokoh. Karena pleno kamar mencerminkan pendapat hukum sebagian besar atau seluruh hakim agung didalam kamar perkara yang berasal dari perkara yang ditanganinya.

Acara rapat pleno ini di hadiri oleh seluruh Pimpinan Mahkamah Agung, Hakim Agung, serta Hakim Ad Hoc, seluruh Pejabat Eselon I dan II, dan para Panitera Muda dan Panitera Pengganti dilingkungan Mahkamah Agung. (WR/YK)

 

Credibility of Judiciary Institutions in the Public Eyes is a Consistency of Decisions Made

Bandung – bldk.mahkamahagung.go.id: A Credibility of Judiciary institution in the public eyes is a consistency of decisions made, as one indicator of compliance with the results of the chamber decision intended not to suppress judges’ decisions, but to protect the public interest against legal certainty. This was said by the Chief Justice of the Supreme Court of Indonesia Prof. Dr. M. Hatta Ali, S.H., M.H. at the Supreme Court Plenary Meeting at the Intercontinental Hotel (11/03/2019).

The holding of the plenary meetings is a part of the implementation of the chamber system, where the system is implemented in the Supreme Court with the primary aim: maintaining unity of law application and decision consistency, increasing the professionalism of the Supreme Court Justices, and accelerating the process of case settlement.

The basic essence of the chamber system application is how the Supreme Court can carry out its function in maintaining the unity of law application. Its function can be carried out if the Supreme Court has a strong legal opinion, because the chamber plenary reflects the legal opinion of most or all of the Justices in the courtroom which come from the case they are handling.

The plenary meeting was attended by all the Supreme Court Leaders, Justices, and Ad Hoc Judges, all Echelon I and II Officers, Junior Registrar, and Substitute Registrars within the Supreme Court. (WR / YK)

Kalender Kegiatan Diklat (Timetable) Tahun 2020

UNDUH

Hubungi Kami

Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539
Faks: (0251) 8249522, 8249539
Surel: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.