Ketua MA : Jabatan yang Tinggi Memiliki Tanggungjawab yang Besar

Jakarta, bldk.mahkamahagung.go.id - “Amanah yang dibebankan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan MA bahwa saudara-saudara adalah insan-insan pilihan yang layak menjadi pimpinan, baik sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) maupun sebagai Ketua Pengadilan Tingkat Banding, suatu jabatan yang hanya dapat dimiliki oleh sedikit orang yang telah melalui proses yag tidak mudah.

Untuk itu saudara harus membuktikan dengan mampu dan layak untuk memberikan dan melakukan yang terbaik dalam jabatan tersebut. Kedudukan yang tinggi tentu saja memiliki tanggung jawab yang juga besar.” Ucap Hatta Ali setelah melantik 2 Dirjen dan 25 Ketua Pengadilan Tinggi di Ruang Kusumah Atmadja, Kamis (19/9/2019).

Beliau menegaskan bahwa pelantikan bukanlah sekedar formalitas untuk memenuhi ketentuan undang-undang dan aturan kepegawaian. “Pelantikan ini adalah ikrar saudara-saudara sekalian kepada Tuhan YME bahwa saudara-saudara akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.” Sambungnya menambahkan

Dua Dirjen yang dilantik adalah Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. sebagai Dirjen Badan Peradilan Umum dan Lulik Tri Cahyaningrum sebagai Dirjen Badan Peradilan Militer dan TUN. Sedangkan 25 Ketua Pengadilan Tinggi yang dilantik terdiri dari 15 Ketua Pengadilan Tinggi Peradilan Umum dan 10 Ketua Pengadilan Tinggi Peradilan Agama.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 106/TPA Tahun 2019 Tanggal 28 Agustus 2019 untuk Dirjen dan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor: 126/KMA/SK/VIII/2019 Tanggal 8 Agustus 2019 serta 136/KMA/SK/VIII/2019 Tanggal 29 Agustus 2019 untuk Ketua Pengadilan Tinggi. (dk)

 

Chief Justice: the Higher Position Needs a Great Responsibility

Jakarta, bldk.mahkamahagung.go.id – “The mandate imposed is a form of Supreme Court leaders’ trust given to you, the chosen individuals who deserve to be the leaders, both as the Director Generals (Dirjen), and as the Chiefs of Courts of Appeal. It is a position which only a few people can get who has gone through several difficult processes. For that, you have to prove your capability and worthiness properly to do the best for everything. The higher position needs higher responsibility,” said Hatta Ali after the appointed of inaugurating of 2 Director Generals and 25 Chiefs of the High Court in Kusumah Atmadja Room, Thursday (9/19/2019).

He asserted that the appointed of inauguration is not just a formality to fulfill the law provision and personnel rules. “This appointed is all of your vows to the Almighty God that you will carry out your duties as well and fair as possible,” he added.

The two Director Generals appointed are Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. as Director General for the Agency of General Courts, and Lulik Tri Cahyaningrum as Director General for the Agency of Military and Administration Courts, while the 25 Chiefs of High Court appointed consist of 15 Chiefs of General High Court and 10 Chiefs of Religious Court.

This Appointed is based on the Presidential Decree Number 106/TPA 2019 of 28 August 2019 for the Director General and the Chief Justice of the Supreme Court Decree Number 126/KMA/SK/VIII/2019 of 8 August 2019 and 136/KMA/SK/VIII/2019 of August 29, 2019 for the Chiefs of High Court. (dk)

Hubungi Kami

Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539
Faks: (0251) 8249522, 8249539
Surel: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.