Peran Undang-Undang Contempt of Court Dalam Perlindungan Kekuasaan Hakim Yang Mandiri Dan Bebas Dari Segala Pengaruh Dan Ancaman

Jakarta, bldk.mahkamahagung.go.id – Badan Litbang Diklat Kumdil melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan mengadakan Seminar Nasional dengan judul “Peran Undang-Undang Contempt of Court Dalam Perlindungan Kekuasaan Hakim Yang Mandiri Dan Bebas Dari Segala Pengaruh Dan Ancaman”. Kegiatan ini dibuka oleh Yang Mulia Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial Dr. H. Sunarto, SH., MH, di Holiday Inn Kemayoran, Jakarta pada kamis (1/08/19). Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI Dr. H. Zarof Ricar SH., S.Sos., M.Hum., bertindak memberikan Laporan Kegiatan Seminar mengatakan bahwa Mahkamah Agung sebagai Lembaga tertinggi dalam Badan peradilan di Indonesia, berwenang membina hakim di Indonesia untuk menjaga integritas dan meningkatkan kompetensi atau kapabilitas dalam menjalankan tugas dan fungsi dari profesi hakim. Namun, terkadang lembaga peradilan mendapatkan ancaman atau intervensi dari pihak luar yang ingin menggangu jalannya sidang, baik itu di luar pengadilan berupa demonstrasi maupun didalam peradilan yaitu seperti pengacara yang meninggalkan persidangan dan juga penyerangan terhadap hakim sewaktu memimpin sidang.

Menurut Zarof, tindakan seperti ini dapat dikategorikan sebagai bentuk pelecehan terhadap lembaga peradilan (Contempt of Court). Peradilan bukan hanya berbicara mengenai hakim dan aparat pengadilan saja, tapi semua pihak yang berada di dalam ruang persidangan. Tempat persidangan merupakan tempat yang sakral, maka semua pihak harus menghormatinya.  Tindakan – tindakan tersebut dapat mengakibatkan merosotnya wibawa peradilan dan meningkatnya pelecehan terhadap hukum. Dengan adanya seminar ini diharapkan memberikan rekomendasi yang berwenang untuk merealisasikan Undang-undang tentang Penghinaan terhadap Pengadilan (Contempt of Court) sebagai upaya untuk melindungi Hakim dan Pengadilan dari ancaman/intervensi pihak luar yang mempengaruhi independensi hakim.

Selain Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial yang bertindak sebagai keynote speaker, hadir pula sebagai narasumber yaitu Prof. Dr. Bagir Manan, SH., M.CL., (Mantan Ketua Mahkamah Agung RI periode 2001 - 2008), Dr. Jaja Ahmad Jayus, SH., M.Hum., (Ketua Komisi Yudisial), H. Muhammad Nasir Djamil, S.Ag., M.Si., (Komisi III DPR RI) dan Prof. Dr. Harkristuti Harkrisnowo SH., MA., (Akademisi Hukum).

Galeri Foto

Foto-foto Kegiatan Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

  • Default
  • Title
  • Date
  • Random

Kalender Kegiatan Diklat (Timetable) Tahun 2019