JAKARTA, bldk.mahkamahagung.go.id – Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung RI Prof. Takdir Rahmadi membuka Workshop Improvement Of Intellectual Property Judgement yang digelar selama dua hari di Hotel JS. Luwansa Jakarta, Senin (20/3/2017).

Acara yang digagas Pusdiklat Teknis Peradilan Mahkamah Agung RI bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) ini diikuti oleh peserta perwakilan dari advisory group HAKI jepang, perwakilan dari JICA Pusat dan JICA Indonesia, dan pakar HAKI Mahkamah Agung RI.

Dalam sambutannya, Prof. Takdir Rahmadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh hakim agung dan rekan-rekan yang tergabung dalam Pokja Pengembangan Kurikulum HAKI. “Dalam melaksanakan fungsi pemberdayaan sumber daya manusia yang ada, Mahkamah Agung RI membentuk Balitbangdiklatkumdil yang dipimpin oleh pejabat eselon I. Dalam badan tersebut, unit yang melaksanakan program diklat teknis peradilan termasuk bidang HKI ini adalah Pusdiklat Teknis Peradilan”.

Prof. Takdir Rahmadi mengharapkan agar dengan adanya workshop ini, pihak pusdiklat akan memaparkan draft kurikulum diklat sertifikasi hakim niaga yang nantinya kami berharap agar mendapat masukan/saran dari seluruh pakar baik dari Indonesia maupun Jepang.

“Selain itu menjaga konsistensi program penyelenggaraan diklat, maka unit tersebut membuat satu kebijakan program yang disebut CJE/ Continuing Judicial Education. Sebelum melaksanakan program diklat, unit pusdiklat bertugas untuk menyusun kurikulum program diklat yang akan digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan diklat beserta dengan klasifikasi dan persayaratan/kondisi calon peserta yang akan mengikuti kegiatan diklat tersebut,” pungkasnya.

 

{besps}d_teknis/kegiatan/2017/haki_jica{/besps}

 

Yogyakarta, Litbangdiklatkumdil.net – Rabu, 19 Oktober 2016. Beberapa kewenangan Bank Indonesia sudah dilimpahkan kepada OJK yaitu pengaturan dan pengawasan, sedangkan yang masih dimiliki oleh Bank Indonesia yaitu moneter dan system pembayaran. OJK dan BI harus saling melakukan koordinasi untuk memberikan dampak positif, hal tersebut disampaikan oleh Ibu Sukarelawati Permana selaku Direktur Hukum Bank Indonesia, pada acara pembukaan Temu Wicara Ketentuan Hukum di Bidang Kebanksentralan dan Sektor Jasa Keuangan kerjasama Mahkamah Agung RI dengan, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelumnya pada kesempatan yang sama Bapak Fauzi Nugraha sebagai Kepala Kantor OJK Prov. Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan bahwa sebuah negara yang maju pasti memiliki sektor keuangan yang sehat dan bank sentral yang kuat. Industri keuangan dan industri perbankan sangat menarik oleh karena itu para hakim diharapkan memiliki pengetahuan dalam memutuskan perkara tentang masalah keuangan maupun perbankan sehingga memiliki aspek keadilan dan kepastian hukum.

Salah satu tugas pokok Badan Litbang Diklat adalah meningkatkan kompetensi SDM dalam hal ini meningkatan SDM para hakim dalam bidang keuangan, sehingga para hakim nanti memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang keuangan. Badan Litbang Diklat tidak bisa selalu mengandalkan DIPA untuk melakukan diklat karena hanya 1/5 dari pegawai peradilan yang bisa mengikuti oleh karena itu dalam temu wicara ini adalah salah satu upaya dalam meningkatkan kempetensi hakim. Para hakim sebagai figur sentral di pengadilan agar selalu mengupdate pengetahuan agar dapat mengambil keputusan yang terbaik. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI Ibu Siti Nurdjanah.

Acara Pembukaan Temu Wicara Ketentuan Hukum di Bidang Kebanksentralan dan Sektor Jasa Keuangan kerjasama Mahkamah Agung dengan, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dihadiri juga oleh Ketua Pengadilan Tinggi Yogyakarta Bapak Haryanto dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Yogyakarta Bapak Endang Ali Maksum. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 19 s.d. 21 Oktober 2016.

 

{besps}d_teknis/kegiatan/2016/bi-yogya{/besps}

Galeri Foto

Foto-foto Kegiatan Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI

  • Default
  • Title
  • Date
  • Random

Kalender Kegiatan Diklat (Timetable) Tahun 2019