Semarang, bldk.mahkamahagung.go.id - Tanggal 4 September 2018 telah dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Badan Litbang Diklat Kumdil MA-RI dengan Fakultas Hukum Diponegoro tentang Kerjasama Bidang Pendidikan, Penelitian Hukum dan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di ruang Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Tembalang Semarang.

Pendandatangan di lakukan oleh : Dr. H. Zarof Ricar, SH., S.Sos., M.Hum yang diwakilkan oleh Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, SH., MS – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan dengan Prof. Dr. Retno Saraswati, SH., M.Hum – Dekan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. 

  • Pada acara tersebut hadir Dr. Bettina Yahya, SH., M.Hum (Hakim Tinggi/Peneliti Puslitbang), Esther Sitohang, SH., MH (K Publikasi dan Kerjasama Puslitbang), Sudaryanto, SH., MH. (Kadubbid. Kerjasama Puslitbang, Tri Mulyani, A.Md (Staff Puslitbang), Solechan, SH., MH (Wakil Dekan III) dan Lapon Tukan Leonard, SH., MA (Wakil Dekan IV) dan Ketua Prodi FH Universitas Diponegoro.

Dalam penandatangan tersebut disampaikan untuk selanjutnya perjanjian kerjasama ini akan digunakan sebagai pedoman dalam melakukan kerjasama dalam bidang pendidikan dan penelitian hukum serta pengabdian masyarakat dengan lingkup penyediaan data dan informasi, peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia dan pengkajian dalam penelitian.

Dalam Acara tersebut juga diserahkan buku laporan penelitian Puslitbang Kumdil untuk menambah koleksi Fakultas Hukum Universitas Diponegoro dan Jurnal Puslitbang Kumdil serta penyerahan kenang-kenangan dari masing-masing instansi.

bldk.mahkamahagung.go.id, Jakarta-Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI menyelenggarakan “Seminar Kekayaan Intelektual” dengan Narasumber dari Japan Internasional Coorporation Agency (JICA) dan Hakim Tinggi Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI. Seminar ini merupakan bagian dalam Kegiatan Tahunan Puslitbang, yang tercantum dalam DIPA Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI, tahun anggaran 2018.

“Seminar Kekayaan Intelektual” ini diikuti kurang lebih 100 orang hakim yang berasal dari para asisten Hakim Agung serta hakim dari Pengadilan Negeri Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cibinong dengan harapan dapat menambah wawasan dan pengetahuan terkait dengan masalah hukum kekayaan intelektual dalam rangka untuk menjalankan tugas sebagai hakim di lingkungan pengadilan masing masing.

“Seminar Kekayaan Intelektual” dimulai pada pukul 09.30, dan diawali dengan pembacaan Laporan Kegiatan oleh Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI, Bapak Dr. Zarof Ricar, S.H., S.Sos., M.Hum. Dalam laporannya, Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI menyampaikan bahwa dalam menetapkan topik seminar tersebut didasarkan pada kajian mendalam tentang adanya kebutuhan pengayaan informasi dan pengetahuan di kalangan hakim sehubungan dengan  terjadinya  dinamika perkembangan yang berlangsung demikian pesat di bidang kekayaan intelektual beserta berbagai permasalahan hukum yang menyertainya. Kemudian Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI menyampaikan bahwa pada saat ini sudah cukup banyak kasus yang menyangkut masalah kekayaan intelektual diajukan ke pengadilan, antara lain yang menyangkut sengketa merek, cipta, paten, desain industry,  dan lain sebagainya.  Telah banyak putusan yang dijatuhkan pengadilan dengan segala variasinya. Berkenaan dengan hal tersebut diperlukan pemahaman yang jernih dan utuh di kalangan para  hakim terhadap permasalahan hukum yang menyangkut hukum kekayaan intelektual.

Dalam sambutannya Mr. Hiroyuki Ito, Deputy Director Of International Coorporation Departemen, Japan, mengucapkan terimakasih kepada Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI yang telah menyelenggarakan seminar ini. Seminar dibuka oleh Yang Mulia Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung RI, Bapak. Prof. Dr. Takdir Rahmadi, S.H., L.LM. Dalam pesannya Ketua Kamar Pembinaan MA RI, menyampaikan bahwa topik ini sangat erat hubungannya dengan posisi Indonesia di World Bank terkait indeks kemudahan berusaha. Presiden Joko Widodo mengharapkan posisi Indonesia bisa terus naik dan bersaing dengan negara lain. Oleh karena itu MA RI juga diberkan amanat dari Presiden Jokowi untuk bisa memberikan kepastian hukum kepada pihak yang bersengkata. Setiap hakim harus bisa memberikan persepsi yang sama terkait jenis perkara yang sama, seperti pada topik seminar ini yaitu Kekayaan Intelektual. Dan nanti pada akhirnya Pengadilan bisa memberikan rasa keadilan kepada masyarakat pencari keadilan, dimana sesuai dengan visi misi Mahkamah Agung RI, yaitu mewujudkan Peradilan Yang Agung.

Narasumber dalam Seminar dengan topik Kekayaan Intelektual ini yaitu:

  1. Yumi Umemoto, Professor, Goverment Attoney Internasional Coorporation Departement Research and Trainning Institute Ministry Of Justice, Japan dengan materi “Summary Of General Intellectual Property Right”
  2. Yugo Ishigami, Chief Advisor On Tranning of Judges and Enchancement of IPR Enforcement, dengan materi “Summary Of Spesifics Intellectual Property Right”
  3. Ibu Elyta Ginting, S.H., M.H, Hakim Tinggi pada Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI, dengan materi “Paten

sedangkan sebagai Sebagai Moderator, yaitu:

  1. Yang Mulia I Gusti Agung Sumanatha, S.H., M.H, Hakim Agung MA RI
  2. Ibu Rahmi Mulyati, S.H., M.H, Paniter Muda Perdata Khusus MA RI
  3. Bapak, Agus Subroto, S.H., M.H, Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan MA RI

Diskusi berjalan dengan menarik, dengan rangkaian tanya jawab antara Peserta dan Narasumber, hingga pada akhirnya acara ditutup pada pukul 15.00, oleh Kepala Pusdiklat Teknis Peradilan, Bapak Agus Subroto, S.H., M.H dengan harapan hasil Seminar Kekayaan Intelektual ini bisa memberikan manfaat dalam hal pengetahuan dan pengembangan SDM para Hakim.

Halaman 1 dari 110

Kalender Kegiatan Diklat (Timetable) Tahun 2019