Balitbangdiklatkumdil Terima Kunjungan Benchmark Pusdiklat Setjen DPR RI

Bogor, bldk.mahkamahagung.go.id - Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI menerima kunjungan (benchmark) dari Pusdiklat Setjen DPR RI pada hari Selasa (23/02/21) pagi. Kedatangan peserta benchmark Pusdiklat DPR RI bermaksud untuk pengembangan sarana dan prasarana Pusdiklat Setjen DPR RI sebagai pendukung proses pembelajaran. Maka diperlukan studi banding dalam upaya mempelajari dan menggali pengalaman sarana dan pra sarana yang telah berjalan di Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI sehingga dapat diterapkan pada pusdiklat mereka.

Bertempat di gedung Auditorium, Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI, Zarof Ricar beserta Sekretaris Badan dan beberapa pejabat Eselon 3, Hakim Tinggi lainnya menyambut para peserta benchmark Pusdiklat DPR RI dengan ramah. Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan menyampaikan adapun fasilitas yang dimiliki Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI diantaranya yaitu Asrama, Ruang Makan, Sarana Olahraga, Ruang Sidang Semu, Ruang Auditorium, Ruang Kelas, Tempat Ibadah, Perpustakaan dan Poliklinik. Selain itu, kami juga mengembangkan E-Learning Center yang terdiri dari Ruang Studio, Ruang E-Learning, Rung Rias, Ruang Editing, Ruang Rapat, Smart Rack Server, dan juga 3 (tiga) Kelas Virtual yang mendukung kegiatan pembelajaran di masa pandemi seperti sekarang ini.

Di akhir sesi, para peserta benchmark Pusdiklat Setjen DPR RI bersama Sekretaris Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI berkesempatan berkeliling mengunjungi Asrama, Kelas serta Studio e-Learning yang terdapat di Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI. Mereka mempelajari tentang peralatan apa saja yang dibutuhkan dan standar spesifikasi peralatan tersebut.

Hubungi Kami

Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan
Mahkamah Agung RI

Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
Bogor, Jawa Barat 16770

Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539
Faks: (0251) 8249522, 8249539
Surel: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.