Lima Hal Pokok Dalam Pemaparan Proposal Penelitian 2021 Wajib Disampaikan Dalam Kegiatan Bimtek kali ini.

Jakarata-Bldk.mahkamahagung.go.id—Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung kembali menggelar acara bimbingan teknis pemaparan proposal penelitian tahun 2021  yang berlangsung selama tiga hari di hotel Double Tree, by Hilton Cikini, Jakarta Pusat dari tanggal 24 sd 26 Maret 2021. Acara ini dihadiri oleh para pejabat strukural, fungsional, para hakim peneliti, akademisi  dan hakim yustisisial Mahkamah Agung RI. Seluruh peserta yang hadir berjumlah 90 orang dengan menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Dalam Laporan kegiatan yang dismpaikan Sekretaris Badan Litbang Dilat Kumdil Mewakili Plt Kapuslitbang, Dedi Waryoman  menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan teknis ini merupakan kelanjutan dari kegiatan analisa kebutuhan penelitian yang dijalankan dua minggu sebelumnya di hotel holiday inn. Kegiatan Analisa kebutuhan penelitian dihadiri oleh seluruh peneliti Puslitbang, Para pejabat struktural, akademisi, para hakim yustisial Mahkamah Agung RI dan Prof. Dr. Mella Ismelina, SH., M.Hum selaku guru besar Universitas Tarumanegara yang menyajikan materi tentang metodologi penelitian hukum berikut contoh draf Rancangan Anggaran Biaya yang dibutuhkan dalam melakukan penelitian. Kegiatan Akp ini merupakan even rutin yang dilaksanakan Puslitbang setiap tahunnya untuk menemukan permasalahan permasalahan yang diusung oleh setiap kamar yang ada di Mahkamah Agung, Kamar Perdata, Pidana, TUN, Agama, Militer, Pengawasan dan Pembinaan. Aanalisa kebutuhan penelitian yang telah dilakukan oleh masing masing tim dikerucutkan dalam kegiatan pleno akp yang menghasilkan 27 judul penelitian tahun 2021 dengan 27 orang koordinator peneliti. 27 judul penelitian ini perlu ditunjuk anggota tim peneliti dan pengolah data yang akan bekerjasama mensukseskan seluruh penelitian tahun 2021. Setelah ditunjuk tim peneliti yang akan melakukan penelitian, para koordinator dituntut untuk menyusun proposal penelitian dan presentasi power poin untuk menjelaskan 5 hal yang harus dipaparkan dalam kegiatan bimtek kali ini Kelima hal itu adalah apa judul penelitiannya dan metode apa yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian, kapan dan dimana penelitiannya berlangsung, dalam tiap tahapan yang tergambar di metode penelitian butuh durasi berapa lama untuk memenuhi tiap tahapnya, adakah narasumber atau peserta dari luar instansi Mahkamah Agung dan proyeksi hasil penelitian diserahkan ke Kapuslitbang Kumdil MA RI. Kelima hal ini harus dipaparkan dalam Bimbingan Teknis Pemaparan Penelitian Penelitian tahun 2021 supaya Plt Kapuslitbang dan jajarannya bisa menghitung alokasi anggaran penelitian sehingga bisa mendukung secara penuh kegiatan penelitian selama tahun 2021.

Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil Zarof Ricar dalam kata sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi amat berharap bahwa kegiatan ini menghasilkan judul judul penellitian yang mendukung kinerja Mahkamah Agung untuk menghasilkan Kebijakan yang bermanfaat bagi seluruh pencari keadilan. Judul Judul Penelitian ini haruslah diteliti dengan metologi penelitian yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian di lapangan maupun kepustakaan. Selain itu, koordinator peneliti yang bertanggungjawab dalam judul judul penelitian ini harus bersinergi dengan timnya dan pimpinan Mahkamah agung untuk menghasilkan suatu laporan penelitian yang berkontribusi nyata bagi lembaga Mahkamah Agung dalam memunculkan kebijakan Mahkamah Agung yang bermanfaat bagi seluruh pencari keadilan.

Acara ini ditutup secara resmi oleh Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung pada tanggal 26 maret 2021 dengan menghasilkan 28 judul penelitian beserta koordinator peneliti, tim peneliti dan proposal penelitian yang dilengkapi dengan RAB penelitian tahun 2021. Semua judul ini akan menjadi bahan penelitian selama tahun 2021. Selanjutnya para pejebat struktural akan bekerja keras untuk merancang total biaya yang akan dialokasikan untuk kegiatan penelitian selama tahun 2021. Acara kegiatan bimbingan teknis pemaparan proposal penelitian tahun 2021 diakhiri dengan sesi foto bersama.(JLD)

Penelitian haruslah berangkat dari sebuah permasalahan yang sedang berkecamuk di Masyarakat

Jakarta-Bldk.mahkamahagung.go.id—Pusat Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung berkesempatan untuk mengadakan acara Rapat Pleno Analisa kebutuhan penelitian yang berlangsung selama tiga hari di hotel Holiday inn, Kemayoran dari tanggal 8 sd 10 Maret 2021. Acara ini dihadiri ole para pejabat structural, fungsional, para hakim peneliti dan hakim yustisisial Mahkamah Agung RI. Seluruh peserta yang hadir berjumlah 50 orang dengan menjalankan protocol Kesehatan yang amat ketat.

Dalam kata sambutannya Plt Kapuslitbang Kumdil, Edward Simarmata menandaskan bahwa perlunya Para peneliti untuk “memberangkatkan” penelitian dari sebuah masalah atau praktek di lapangan. Bila bukan dari sebuah masalah sebaiknya jangan dilakukan penelitian. Sehingga perlu sekali mempertimbangkan pemilihan judul, responden dan lokasi penelitian yang didasarkan pada sebuah pengamatan yang mendalam. Oleh karenannya, penelitian yang dihasilkan akan memperoleh hasil yang mendukung kinerja Lembaga Mahkamah Agung. Lebih baik ide penelitian berdasarkan masalah: 1. Praktik di lapangan (87%) 2. Studi literatur (57%) 3. Interaksi teman sejawat (46%) 4. Interaksi responden (28%) 5. Pemberi ide (9%). Plt Kapuslitbang berharap bahwa Prof. Dr. Mella Ismelina, SH., MH dapat memberikan masukan agar metode penelitian yang diterapkan sejalan dengan grand Penelitan dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan mentri keuangan. DIPA tahun ini ada 15 judul penelitian, sudah ada 3 yang berjalan. Penelitian harus bisa berjalan secara efisien agar dimungkinkan judul bisa lebih dari 12 judul penelitian. Dalam kata sambutannya Sekretaris badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung menandasan bahwa admintrasi penelitan memiliki tanggungjawab yang signifikan dalam pemberkasan laporan keuangan sehingga laporan pertanggungkawaban dapat sesuai dengan peraturan mentri keuangan. Beliau menandaskan pentingnya inovasi dalam melakukan penelitian agar anggaran penelitian tahun 2021 dapat terserap maksimal. Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung, Dr.Zarof Ricar, S.H., S,Sos., M,Hum mengharapkan agar judul judul penelitian yang dihasilkan dari Pleno analisis kebutuhan penelitian ini dapat mendukung kinerja Mahkamah Agung dalam menghasilkan kebijakan kebijakan yang bersinergi dengan aturan pemerintah yang telah ada.

 

Acara ini ditutup secara resmi oleh Plt Kapuslitbang Kumdil Mahkamah Agung pada tanggal 10 maret 2021 dengan menghasilkan 26 judul penelitian beserta koordinator peneliti yang akan dilengkapi dengan tim peneliti nantinya. Semua judul ini akan menjadi bahan untuk kegiatan bimbingan teknis pemaaparan judul judul penelitian yang akan dilangsungkan 2 minggu ke depan. Acara kegiatan Konsinyering Analisa kebutuhan penelitian ditutup dengan sesi foto bersama.(JLD)

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • Hubungi Kami

    Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan
    Mahkamah Agung RI

    Kantor: Jl. Cikopo Selatan Desa Sukamaju, Kec. Megamendung
    Bogor, Jawa Barat 16770

    Telepon: (0251) 8249520, 8249522, 8249531, 8249539
    Faks: (0251) 8249522, 8249539
    Surel: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.