A+ A A-

Monitoring Kegiatan Penelitian Lapangan "Dinamika Perkembangan Masyarakat Hukum Adat Waris Bagi Masyarakat Adat Batak Karo"

Berdasarkan Surat Tugas Kepala Puslitbang Hukum dan peradilan MA RI, Nomor : 418/Bld.2/Lit/ST/2018 yang menugaskan Esther S, SH., MH dan Sumardiono, SH., MH untuk melaksanakan monitoring penelitian tentang “Dinamika Perkembangan Masyarakat Hukum Adat Waris Bagi Masyarakat Adat Karo” yang dilaksanakan pada tanggal 24 Juli s.d 26 Juli 2018 di Wilayah Hukum Sumatera Utara (Medan).

Tim Penelitian terdiri dari Tumbur Palti Daniel Hutapea, SH., MH (Koordinator Peneliti), Moch. Iqbal, SH., MH (Peneliti 1), Rita Herlina, SH., LLM (Peneliti 2), Magdalena, S.Kom., M.B.A (Sekretariat) dan Johanes Brata Wijaya, SH (Pengolah Data).

Pelaksanaan penelitian di Medan diawali dengan pelaksaan FGD di Grand Swissbel-Hotel Medan, pada tanggal 24 Juli 2018. Acara dibuka oleh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Sumatera Utara Bapak Perdana Ginting, SH., MH. Adapun Narasumber yang hadir pada saat seminar yaitu Dr. Henny Said Flora, SH., M.Hum., M.Kn Dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik St.Thomas Sumatera Utara, para peserta terdiri dari Hakim tinggi dan Hakim Pengadilan Negeri Sumatera Utara. Diskusi berjalan berjalan dengan baik dan serius sesuai topik penelitian yang akan diteliti.

Hukum adat di Indonesia memiliki sifat dan corak khas yang berbeda dari hukum-hukum lainnya. Hukum adat dapat berubah dan menyesuaikan diri dengan kondisi-kondisi tertentu dari perkembangan masyarakat. Perubahan ini biasanya terjadi bukan karena adanya penghapusan atau penghilangan suatu aturan secara resmi melainkan karena adanya perubahan kondisi, tempat dan waktu atau munculnya ketentuan-ketentuan baru yang diputuskan lembaga-lembaga yang berwibawa. Kemampuan untuk berubah dan berkembang ini pada dasarnya merupakan sifat hukum dari hukum yang tidak tertulis sebagaimana hukum adat. Hukum adat mempunyai sifat yang hidup dan berkembang (dinamis), ia dapat mengikuti perkembangan masyarakat yang membutuhkan perubahan-perubahan dalam dasar-dasar hukum sepanjang jalan sejarahnya. Hukum adat akan selalu menjalani perubahan yang terus menerus melalui keputusan yang dikeluarkan untuk kepentingan masyarakat hukum adat.

Tanggal 25 Juli 2018, kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Expert Meeting dilanjutkan dengan peserta kelompok II, terdiri dari  para Hakim Tinggi Sumatera Utara, Hakim Pengadilan Negeri Pengadilan Tinggi Sumatera Utara dan Tokoh- tokoh Adat dan Tokoh Ulama dari Tanah Karo. Adapun Narasumber yang dihadirkan yaitu Benar Sinuraya, SH., M.Hum Dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik St. Thomas Sumatera Utara.

E-Learning


e-Library

perpustakaan.litbangdiklatkumdil

Kegiatan Litbang Saat Ini

- - -

Studi Banding

Laporan Joint Study Capacity Building for Indonesia Judge II

12/04/2013

Joint-Study merupakan kerja sama Mahlkamah Agung RI dengan Pemerintah Jepang dalam rangka mencari dan menemukan...

Brosur

Brosur Badan Litbang Diklat Kumdil    Brosur Perpustakaan Khusus

Sign In