A+ A A-

FGD Proposal Penelitian Makna Menggali dan Mengikuti Nilai-Nilai Hukum dan Rasa Keadilan Yang Hidup dalam Masyarakat Terkait dengan Kewenangan Hakim Memeriksa dan Memutus Perkara Perdata

Jakarta, litbangdiklatkumdil.net - Jumat, 20 Mei 2016, Puslitbang Kumdil mengadakan Seminar Focus Group Discussion Prosposal kegiatan penelitian yang berjudul Makna Menggali dan Mengikuti Nilai-Nilai Hukum dan Rasa Keadilan Yang Hidup dalam Masyarakat Terkait dengan Kewenangan Hakim Memeriksa dan Memutus Perkara Perdata di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung Jalan Jend. Ahmad Yani yang dikoordinatori oleh Peneliti Puslitbang Kumdil MA-RI Dr. Ismail Rumadan, SH

Kinerja hakim dalam memutus sebuah sengketa hukum yang dihadapi merupakan suatu proses kerja mencari norma hukum baik dalam peraturan perundang-undangan maupun norma hukum yang hidup dalam masyarakat. Hakim dituntut untuk mampu menyelesaikan suatu sengketa hukum yang dihadapi tanpa suatu alasan untuk menolak dengan alasan bahwa hukum tidak mengaturnya. Jika dalam posisi ketiadaan suatu norma hukum positif atau norma hukum positif tersebut tidak secara jelas mengatur masalah terkait dengan apa yang dihadapi oleh hakim, maka hakim sebagai pelaksanan undang-undang, wajib menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat.

Hukum adat sebagai suatu nilai dan norma hukum tidak tertulis yang hidup ditengah masyarakat yang selama ini masih digunakan sebagai bahan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusannya jika perundang-undangan sebagai sumber hukum yang utama belum mengatur atau tidak secara jelas mengatur tentang suatu peristiwa hukum tertentu.

Setiap masyarakat selalu memiliki budaya yang menjadi ciri khas individu para anggotanya secara kolektif, salah satunya adalah budaya hukum yaitu pemahaman terhadap norma atau nilai-nilai yang hidup dalam kehidupan sehari-hari, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis, sehingga kehidupan masyarakat berjalan dengan tertib dan bergerak sesuai aturan-aturan, berkreasi dan menciptakan peradaban. Oleh sebab itu setiap masyarakat yang mendiami suatu wilayah senantiasa akan mewariskan budaya hukum. Norma atau nilai-nilai yang berlaku di masyarakat merupakan cermin kehendak bersama para anggotaya yang menjadi ukuran baik dan buruk suatu perbuatan hukum serta cermin dari rasa keadilan mereka. Oleh sebab itu setiap hakim yang mengadili perkara senantiasa dituntut untuk menggali, mengikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat.

Dalam presentasi Proposal Penelitian ini bertindak sebagai narasumber adalah Kepala Puslitbang Kumdil MA-RI Prof. Dr. Basuki Rekso Wibowo, SH., MS dan sebagai moderator adalah Hakim Tinggi Yustisial Balitbang Diklat Kumdil MA-RI Bettina Yahya, SH., M.Hum. Dalam FGD Proposal ini turut hadir peserta undangan dari usalan Koordinator yaitu Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Nani Indrawati, SH., MH; Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Tirolan Nainggolan, SH; Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur Endang Sriastining Wiludjeng, SH; Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jhon Halasan Butarbutar, SH., MH., M.Si; Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Paskatu Hadinata, SH., MH; Dosen Fakultas Hukum Univ. Atmajaya Laurentius B.W.; Dosen Fakultas Hukum Univ. Nasional Sukarno, SH., MH; Dosen Fakultas Hukum Univ. Nasional Mustakim, SH., MH.

awal_memutus_perkara_perdata_1
awal_memutus_perkara_perdata_2
awal_memutus_perkara_perdata_3
awal_memutus_perkara_perdata_4
awal_memutus_perkara_perdata_5
1/5 
start stop bwd fwd

e-Library

perpustakaan.litbangdiklatkumdil

Kegiatan Litbang Saat Ini

- - -

Studi Banding

Laporan Joint Study Capacity Building for Indonesia Judge II

12/04/2013

Joint-Study merupakan kerja sama Mahlkamah Agung RI dengan Pemerintah Jepang dalam rangka mencari dan menemukan...

Brosur

Brosur Badan Litbang Diklat Kumdil    Brosur Perpustakaan Khusus

Sign In