A+ A A-

Seminar Pemulihan Aset Tindak Pidana

bldk.mahkamahagung.go.id, Jakarta. Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI bekerjasama dengan Kemitraan menyelenggarakan “Seminar Pemulihan Aset Tindak Pidana” di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung RI, Jumat (22/6). “Seminar Pemulihan Aset Tindak Pidana” ini diikuti kurang lebih 41 orang hakim tinggi dan hakim tingkat pertama yang berasal dari Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Pengadilan Tinggi Jawa Barat, dan Pengadilan Tinggi Banten.

 

“Seminar Pemulihan Aset Tindak Pidana” dimulai pada pukul 08.30, diawali dengan sambutan dan sekaligus dibuka oleh Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI, Bapak Dr. Zarof Ricar, S.H., S.Sos., M.Hum. Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI menyampaikan bahwa tindak pidana dengan motif ekonomi yang awalnya bersifat konvensional seperti pencurian, penipuan, dan penggelapan kini berkembang menjadi semakin kompleks dengan melibatkan pelaku intelektual dan bersifat transnasional atau lintas negara. Beliau menambahkan, proses penegakan hukum tindak pidana yang semakin kompleks seperti ini, tentunya bagi aparatur hukum akan semakin rumit dan sulit ditangani. Oleh karena itu, melalui seminar ini para peserta diharapkan mampu memanfaatkannya secara optimal dengan menggali pengetahuan dan pengalaman para narasumber agar para peserta memperoleh pemahaman yang seutuhnya tentang materi yang diajarkan.

Selanjutnya Direktur Eksekutif Kemitraan Monica Tanuhandaru juga memberikan sambutan. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih kepada Badan Litbang Diklat Kumdil MA RI atas terselenggaranya acara seminar ini. 

Paparan pertama disampaikan oleh Setyo Bimo A, S.H., SIK. M.H. (Penyidik Otoritas Jasa Keuangan) dengan menyampaikan materi “Kejahatan Finansial”. Setyo Bimo memaparkan bahwa kejahatan finansial merupakan kejahatan terhadap property yang menghasilkan kekayaan meliputi penipuan (kontrak, kartu kredit, medis, perusahaan, sekuritas bank, asuransi, manipulasi pasar, pembayaran), pencurian, pajak, korupsi dan pencucian uang.

Paparan kedua disampaikan oleh M. Yusfidli Adhyaksana, S.H., LL.M (Kabid II Pemulihan Aset Transnasional Pusat Pemulihan Aset, Kejaksaan RI). Yusfidli Adhyaksana menyampaikan materi “Memahami Financial Crime dan Pencucian Uang, Instrumen Hukum Nasional dan Internasional Asset Recovery”.

Pada Akhirnya, dengan penyelenggaraan seminar ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan terkait dengan masalah pemulihan aset tindak pidana dalam rangka untuk menjalankan tugas sebagai hakim di lingkungan pengadilan masing-masing sebagai bekal pengetahuan yang cukup dalam menghadapi kasus atau persoalan dilapangan nantinya.

(HY/RV)

DSCF1115
DSCF1134
DSCF1141
DSCF1154
1/4 
start stop bwd fwd

E-Learning


e-Library

perpustakaan.litbangdiklatkumdil

Kegiatan Diklat Teknis Saat Ini

- - -

Brosur

Brosur Badan Litbang Diklat Kumdil    Brosur Perpustakaan Khusus

Sign In